Selamat Datang!
  • Bundaran Kota Mataram

  • Pendopo Kota Mataram

  • Kota Tua Mataram

  • Bundaran Eks Bandara Selaparang

  • Taman Udayana

  • Penghargaan Adipura

  • Munas Akkopsi (Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi)

  • Taman Selagalas

  • Festival Keraton dan Masyarakat (FKMA) Asia Tenggara II

  • Taman Loang Baloq

  • Taman Sangkareang

  • Green Belt - Taman Udayana

  • Taman Tugu Udayana

  • Taman Beringin

Kamis, 17 April 2014
Mari Kita Wujudkan Kota Mataram Yang Maju, Religius dan Berbudaya
KETUA K3S MATARAM SERAHKAN BANTUAN
Dipublikasikan : 10 September 2012

Sebanyak 30 orang yang terdiri dari 10 orang mantan nara pidana (Napi), 10 orang mantan pengguna narkoba, dan 10 orang anak nakal mendapat bantuan empat paket alat perbengkelan berupa kompresor beserta perlengkapannya, dan 10 ekor kambing untuk beternak. Bantuan diserahkan secara simbois oleh Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Mataram, Hj. Suryani Ahyar Abduh di aula Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Mataram, Sabtu 8 September 2012.
Sebelum menyerahkan bantuan, Ketua K3S Kota Mataram Hj. Suryani Ahyar Abduh berharap kepada penerima bantuan yang merupakan anak nakal, mantan napi dan mantan pengguna narkoba untuk memanfaatkan dan mengelola bantuan yang diterima sebaik-baiknya. Sehingga bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup. “Semoga tidak ada keinginan kembali untuk menjalankan hidup pada jalan yang salah,” imbuhnya.
Istri orang nomor satu di Kota Mataram ini juga berharap penerima bantuan tidak melihat nominal dari bantuan, melainkan melihat kepedulian Pemerintah Kota Mataram terhadap keberadaan semua warga kota sekaligus sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan warga Kota Mataram.
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Mataram, H. Marzuki Sahaz menambahkan, 30 penerima bantuan tersebut sebelumnya telah mendapatkan pelatihan usaha selama dua hari yakni pada tanggal 6-7 Sepetember 2012. “Mereka dilatih sesuai dengan bakat dan keinginannya. Artinya yang ingin beternak dilatih tentang peternakan, begitu juga yang ingin membuka perbengkelan di berikan pelatihan tentang perbengkelan,” paparnya.
Sebanyak 30 orang tersebut dibagi menjadi enam kelompok, satu kelompok beranggotakan lima orang. Untuk bengkel sebanyak empat kelompok sedangkan untuk peternak kambing dua kelompok. “Para penerima merupakan perwakilan dari masing-masing kelurahan di Kota Mataram,” katanya. (nir/dina foto humas)



Sumber :