Plt. Wali Kota Mataram Menyaksikan Peletakan Tank Marinir
27 April 2018 194 View

Plt. Wali Kota Mataram Menyaksikan Peletakan Tank Marinir

Mataram-Plt.Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana menyaksikan Peletakan Tank Marinir di Monumen Bahari yang bertempat di Taman Malomba, Kamis (27/4/2018). Peletakan Tank Marinir disaksikan juga oleh Komandan Angkatan Laut (Danlanal) Ampenan Kolonel Laut Pelaut Ludi Muharjo, rekan-rekan dari Marinir, beserta Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kota Mataram.

"Adanya Monumen Bahari dan Tank Marinir ini menjadi kebanggaan kita semua, dan merupakan ikon bagi Kota Mataram", Ujar Plt.Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana di sela-sela wawancaranya dengan wartawaan. Untuk tambahan fasilitas yang ada di sekitar monumen, Mohan menambahkan nantinya akan dibangun kolam sekaligus dilakukan penataan area dan memang masih banyak komponen pelengkap lainnya yang belum tertangani. "Semua yang belum tertangani saat ini bisa kita kerjakan karena masih ada waktu efektif kurang lebih 1 minggu, kita bisa push untuk bekerja lagi", Tambahnya. Sedangkan untuk persiapan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018, Mohan menjelaskan secara keseluruhan persiapannya sudah 90%.

Berbicara mengenai filosofi Monumen Bahari, Letkol Marinir Didik Widioko yang menjabat sebagai Wakil Koordinator ENCAP (Engineering Civic Action Project) menjelaskan filosofi tentang Monumen Bahari sudah disiapkan dan nantinya akan dipasang di Monumen Bahari Mataram. " Sudah kita siapkan filosofi tentang Monumen Bahari dan nanti akan kita pasang di Monumen Bahari ini, ada juga filosofi tentang Tugu MNEK ini", Jelas Didik. Bentuk Monumen Tugu MNEK berupa mercusuar dari Angkatan Laut yang dikombinasi dengan kearifan budaya lokal bangunan rumah sasak . Didik juga menjelaskan nantinya akan ada bendera-bendera warna merah putih, dan bendera simbol ular perang Angkatan Laut yang warna putihnya empat dan merahnya ada lima, dibawah mercusuar juga ada batu-batu karang dan ombak-ombak yang menunjukan satu simbol keperkasaan Angkatan Laut di laut, selain itu juga ada tangga tiga tingkat yang merupakan Trisila Angkatan Laut.

Untuk Tank yang dipasang di Monumen Bahari, Didik menjelaskan bahwa Tank tersebut berjenis Panser PT 76 buatan Rusia sekitar tahun 60 an, beratnya sekitar 14 Ton dan sudah tidak aktif lagi. Panser tersebut dulunya di gunakan untuk sasaran pertempuran marinir Angkatan Laut di Daerah Banyuwangi. "Panser tersebut teknisnya kita tarik kembali ke Surabaya kita perbaiki supaya layak seperti tank yang masih baru untuk dijadikan monumen sebagai bahan edukasi di Kota Mataram", Jelasnya.

Sedangkan menurut Kolonel Laut Pelaut Ludi Muharjo, adanya Monumen Bahari ini akan mengajak masyarakat sekitar untuk mencintai bahari. Berbicara masalah MNEK, Ludi menjelaskan bahwa kegiatan MNEK 2018 yang berlokasi di Kota Mataram akan bisa meningkatkan citra Kota Mataram.

"Kegiatan MNEK 2018 yang terpusat di lapangan Malomba adalah Cultural Performance yaitu penampilan budaya dari seluruh negara yang ikut serta dalam MNEK 2018", Tambah Ludi. Untuk Peserta MNEK 2018 sekitar 37 Negara yang akan ikut andil dalam pelatihan ini, rencananya kapal-kapal akan berlabuh jangkar di Pelabuhan Lembar karena tidak semua bisa sandar. "Karena akan ada 37 kapal asing ditambah kapal perang kita berjumlah sekitar 40, pesawat kurang lebih bejumlah 18", Tambah Ludi.(Ndh/Nyem-Humas)

Agenda Kegiatan

Banner Link

Website Resmi LPSE Kota MataramRencana Umum Pengadaan Kota MataramWebsite Sistem Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota MataramWebsite Pengaduan Online RakyatPot n Plot Smart CitySSH Kota Mataram Tahun 2018Kota Mataram Dalam Data Tahun 2017Kecamatan Cakranegara Dalam DataKecamatan Ampenan Dalam DataKecamatan Mataram Dalam DataKecamatan Sandubaya Dalam DataKecamatan Sekarbela Dalam DataKecamatan Selaparang Dalam DataWebsite jdih Kota MataramBanner MNEK 2018

Polling

Apakah informasi di Website Kota Mataram bermanfaat menurut anda?
Bermanfaat Sekali
Bermanfaat
Cukup Bermanfaat
Kurang Bermanfaat