Lokasi Kota Mataram
KOTA MATARAM
Kota Mataram merupakan
ibukota Propinsi Nusa Tenggara Barat, sekaligus ibukota Pemerintah
Kota Mataram yang terdiri dari tiga kecamatan, yaitu kecamatan
Ampenan, kecamatan Mataram dan kecamatan Cakranegara, serta memiliki
23 kelurahan dengan luas wilayah 6,130 ha, jumlah penduduk 303,441
jiwa (berdasarkan sensus penduduk tahun 1999).
Sarana
transportsi
yang tersedia di kota Mataram berupa transportasi darat,
Laut dan udara. Berkeliling kota dapat di lakukan dengan
menggunakan berbagai macam kendaraan misalnya : kendaraan
umum ataupun kendaraan tradisional. Kendaraan umum seperti
bemo di gunakan untuk berkeliling kota sedangkan kendaraan
tradisional yang di sebut cidomo digunakan untuk perjalanan
jarak dekat. Para Wisatawan yang akan mengunjungi kota
Martaram dapat dilakukan dengan transportasi laut melalui
Pelabuhan Lembar yang terletak di Kabupaten Lombok Barat
sebelah Barat Laut Kota Mataram. Pelabuhan Lembar
menghubungkan Pulau Bali dan Lombok.
Para Wisatawan yang mengunjungi Mataram dapat mempergunakan Ferry biasa yang melakukan penyebrangan satu kali sehari. Untuk mencapai Kota Mataram dapat menggunakan Transportasi Umum yang tersedia di Terminal Mandalika Bertais.
Kota Mataram memiliki pelabuhan udara yaitu : Bandara Selaparang , yang mampu didarati oleh pesawat - pesawat besar seperti : Fokker 28 dan Boing 737 . Penerbagan dalam negeri dilayani oleh berbagai persuhaan penerbangan seperti Garuda Indonesia Airwys, Merpati Nusantara Lion Air, dan GT Air
SENTRA
KERAJINAN
RUNGKANG
Runngkang terletak di kelurahan Sayang - sayang , kecamatan
Cakranegara , sekitar 4,5 km dari kota Mataram. Tempat ini merupakan
pusat kerajinan tradisional yang mempunyai beberapa showroom yang di
tampung melalui Koprasi " Pade Angen " Koprasi ini mengkoordinir
para pengerajin yang ada disekitarnya. Adapun barang - barang yang
di pasarkan seperti peti antik, ketak, patung , gerabah, dan produk
- produk lain yang terbuat dari kayu, tulang dan tanduk.
SINDU DAN SAKSARI
Sindu dan Saksari terletak di Kelurahan Cakra Utara, Kecamatan
Cakranegara , sekitar 3 km kerajinan tangan yang menggunakan kayu,
tunduk dan tulang untuk membuat barang - barang cindramata seperti
tongkat berukir, Lampu antik, topeng, gagang dan sarung keris,
gantungan kunci dll.
