Lokasi Kota Cakranegara
OBJECK WISATA DI SEKITAR CAKRANEGARA:
PURA MAYURA
Mayura
yang
berarti Burung Merak dalam bahasa Sansekerta, adalah
nama sebuah taman berlokasi di Cakranegara, dibangun
oleh A.A. Made Karangasem pada tahun 1744 dengan
nama Taman Kelepug yang diambil dari suara
kelepug-kelepug air akibat deras- nya mata air yang
ada di telaga dalam taman tersebut. Pada tahun 1866
taman ini direnovasi oleh Raja Mataram A.A. Ngurah
Karangasem dan diganti nama menjadi taman Mayura.
Konon di taman ini banyak terdapat burung merak yang
memangsa ular yang banyak terdapat di taman tersebut.
Ditengah-tengah taman terdapat sebuah bangunan
terapung yaitu Bale Kambang yang dipakai untuk
mengadili suatu perkara pada jaman penjajahan
Belanda.
PURA MERU
PU
RA
MERU sebuah karya besar dan mengagumkan dari orang
Bali, terletak berseberangan dengan Taman Mayura dan
dibangun bersamaan pada tahun yang sama (1720),
letak Pura ini di tengah kota Cakranegara, mudah
dijangkau, banyak kendaraan umum dan dekat dengan
hotel, baik hotel berbintang maupun hotel-hotel
Melati. Pura Meru, terletak di tengah Kota
Cakranegara dibangun pada tahun 1720 di bawah
pangawasan Anak Agung Gde Karang Asem salah satu
Raja Karang Asem yang dapat menguasai sebagian
Wilayah Pulau Lombok, berkuasa pada tahun 1740
-1894. Pura ini merupakan Pura besar di P. Lombok
dan salah satu Pura yang sangat menarik dan Indah,
Pura Meru dibangun dengan maksud untuk tempat
bersembahyang umat Hindu di Lombok, Pura Meru
terdiri tiga halaman yang luas mebentang dari arah
barat ke timur, halaman paling barat terdapat Rumah
"Kulkul" atau Kentongan, halaman tengah terdapat dua
buah bangunan besar yang beundak-undak (tangga),
bangunan ini digunakan untuk tempat menyusun sesaji
untuk Upacara dan Sembahyangan sedangkan halaman
paling timur terdapat bangunan tiga buah menara
menjulang tinggi yang terdiri dari susunan atap yang
khas dan unik, sebelas susun atap pada menara tengah,
dan sembilan susun pada menara kiri dan kanan,
merupakan simbol dari Dewa Shiwa, Dewa Wisnu dan
Dewa Brahma. Untuk menuju lokasi Pura Meru sangat
mudah, karena terletak ditengah-tengah kota dan
banyak kendaraan umum yang melaluinya. Selain Taxi,
kendaraan umum yang dapat dipergunakan adalah ANGKOT
(bemo) angkutan rakyat yang banyak beroperasi di
jalan, dengan tarif relatif murah dan kendaraan
tradisional CIDOMO, atau kereta kuda. Jarak tempuh
dari Pelabuhan Lembar ± 20 km, sedangkan dari
Pelabuhan Udara SElaparang ± 5 km.
